TEMPO.CO, Jakarta - Website resmi CISDI, Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives mengalami peretasan, Jumat, 21 Agustus 2020. "Kami kecewa dan marah terhadap penyerangan yang dilakukan pada situs CISDI sejak 3 hari lalu oleh pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar Gatot Suarman Ilyas, Direktur Eksekutif CISDI, saat dikonfirmasi Tempo. Peretasan ini dilakukan secara bertubi-tubi dan mengakibatkan situs CISDI tidak dapat diakses mulai Jumat ini, pada pukul 13.00 WIB. Mereka mengatakan sejumlah dokumen yang diterbitkan pada situs CISDI hilang disebabkan peretasan. "Melalui pernyataan ini, kami sampaikan bahwa CISDI akan tetap menjalankan fungsi sebagai masyarakat sipil yang berpihak pada kebijakan berbasis data yang mendukung kesehatan publik," kata dia.
Source: Koran Tempo August 21, 2020 22:52 UTC