JAKARTA, KOMPAS.com - Tenaga Ahli Menko Polhukam, Agus Zaini, menyebutkan bahwa sekretaris pribadi sempat mengusulkan agar Wiranto tidak datang ke Pandeglang, Banten, untuk menghadiri undangan pengurus Universitas Mathla'ul Anwar karena kegiatan Wiranto di Wamena, Papua sehari sebelumnya menguras tenaganya. Baca juga: Wiranto Ditusuk, Polisi Bakal Evaluasi Pengamanan Pejabat PublikMenurut dia, sebagai orang yang menjunjung tinggi komitmennya, Wiranto tetap meluangkan waktu menghadiri undangan pengurus Universitas Mathla'ul Anwar. Namun, niat baiknya untuk menghadiri acara di Pandeglang, Banten membawa malapetaka Wiranto karena ia ditusuk oleh orang yang diduga teroris jaringan JAD. Setibanya di RSPAD, Wiranto ditangani intensif dan dokter memutuskan untuk mengoperasi bagian perut Wiranto lantaran luka di bagian usus. Baca juga: Jenguk Wiranto, Prabowo: Beliau Senior SayaIa menyebut, usus halus Wiranto mesti dipotong sepanjang 40 sentimeter.
Source: Kompas October 11, 2019 14:03 UTC