Dampak dari regulasi pada sektor penerbangan akan tergantung pada Inggris dengan melakukan pengaturan masa depan antara Inggris dan Uni Eropa. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Keluarnya negara-negara Britania Raya daru Uni Eropa atau lazim disebut Brexit membawa dampak besar terutama soal kerja sama dengan internasional. Efek Brexit, BKPM: Investasi Inggris di Indonesia Bisa MeningkatAsosiasi Transportasi Udara Internasional (IATA) menyebut, jumlah penumpang udara Inggris bisa mampir 3-5 persen pada tahun 2020 dengan penurunan yang dirasakan dalam perekonomian yang mengikuti suara Brexit. Bukan hanya dari sisi wisatawan, pengusaha yang biasa menggunakan jalur penerbangan untuk bepergian ke Inggris jelas akan berurang seiring perdagangan internasional yang lebih rendah dalam jangka panjang. Selain persoalan bursa saham dan gejolak kurs mata uang mereka, Inggris juga diprediksi akan mulai kehilangan wisatawan yang biasanya dengan mendapatkan kemudahan untuk berkunjung ke Negeri Tiga Singa tersebut.
Source: Republika June 24, 2016 23:26 UTC