TEMPO.CO, Jakarta - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio meminta pengembangan destinasi wisata di Labuan Bajo disertai pembentukan manajemen krisis. "Perlu adanya early warning system di sebuah destinasi wisata serta membuat sistem manajemen krisis,” tuturnya dalam keterangan tertulis pada Selasa, 21 Januari 2020. Wishnutama menjelaskan, pembentukan manajemen krisis perlu melibatkan sejumlah pihak. Menurut dia, dengan adanya manajemen krisis, wisatawan yang akan berkunjung ke Labuan Bajo bakal relatif merasa aman. Selain memberikan rasa aman, manajemen krisis akan membantu kementerian untuk memperbaiki citra dan kondisi destinasi pariwisata di Indonesia.
Source: Koran Tempo January 21, 2020 05:37 UTC