Dari hasil pengujian YLKI menemukan tiga indikator penyebab produk buah segar yang beredar di pasaran masih rawan untuk dikonsumsi. Ketiga indikator tersebut diantaranya minim akses informasi produk buah segar, rantai distribusi yang masih bermasalah serta penggunaan bahan yang tidak semestinya. Dalam melakukan pengujian itu YLKI mengambil 20 sampel buah yang terdiri 11 buah impor dan 9 buah lokal. Hasilnya, label untuk buah impor hanya 63 persen diketahui dan buah lokal hanya 36 persen label informasinya. "Pertama, memangkas rantai distribusi buah segar, khususnya buah lokal.
Source: Kompas December 05, 2016 07:20 UTC