Mereka dianggap barisan sakit hati di Pilpres 2019 silam. Yani menegaskan, dirinya dan para anggota KAMI tidak ikut dalam politik praktis di Pilpres 2019 silam tersebut. Karena itu, Yani menegaskan, KAMI lahir karena minimnya oposisi di DPR. Karding mengatakan, barisan sakit hati itu karena orang-orang yang didalamnya kalah Pilpres 2019 silam adalah bukan pendukung Joko Widodo (Jokowi) dan Ma’ruf Amin. Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf Amin Pilpres 2019 ini menambahkan, jika oposisi sudah kalah dalam satu kompetisi.
Source: Jawa Pos August 20, 2020 08:03 UTC