TEMPO.CO, Jakarta - YouTube menghapus konten menyesatkan dan tidak akurat tentang semua vaksin, bukan hanya vaksin Covid-19. Dalam sebuah unggahan di blognya, YouTube menjelaskan bahwa pedoman komunitas tentang larangan berbagi informasi medis yang salah, telah diperluas mencakup vaksin "yang saat ini diberikan" dan telah terbukti aman oleh Organisasi Kesehatan Dunia WHO dan kesehatan lainnya. Situs tersebut sebelumnya telah melarang konten yang berisi klaim palsu tentang vaksin Covid-19 di bawah kebijakan misinformasi Covid-19. YouTube mengatakan telah menghapus video yang mengklaim vaksin tidak aman atau efektif atau menyebabkan masalah kesehatan lain seperti kanker dan infertilitas. Namun pengguna masih diizinkan berbagi konten terkait dengan pengalaman pribadi mereka dengan vaksin, tetapi hanya jika video tersebut mematuhi pedoman komunitas situs dan saluran yang dipermasalahkan tidak secara rutin mendorong "keragu-raguan vaksin".
Source: Koran Tempo September 30, 2021 11:03 UTC