Juru bicara informasi wabah COVID-19 dr. Achmad Yurianto saat memberikan keterangan pers terkait penanganan wabah COVID-19 di Kantor Staf Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis 5 Maret 2020. TEMPO.CO, Jakarta - Juru bicara pemerintah untuk penanganan Corona, Achmad Yurianto, mengatakan bahwa hasil negatif dari rapid test Corona tidak menjamin bahwa seseorang yang bersangkutan tak terpapar Covid-19. Pemerintah berharap siapapun tetap waspada meski hasil pemeriksaannya negatif dan tidak menunjukkan gejala-gejala sakit yang mengarah Corona. "Perlu dipahami betul bahwa hasil negatif tak memberikan garansi bahwa tidak sedang terinfeksi Covid-19," katanya. "Oleh karena itu, sekalipun hasilnya negatif, tidak boleh menganggap bahwa dirinya betul-betul sehat dan terbebas dari corona virus disease 2019 (Covid-19).
Source: Koran Tempo March 21, 2020 09:56 UTC