JawaPos.com - Pakar hukum tata negara Yusril Ihza Mahendra mengaku siap membantu Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab dan tokoh-tokoh terduga makar, untuk menjembatani dalam rekonsiliasi dengan pemerintah. "Bahwa sering berbeda pendapat dengan pemerintah adalah merupakan sesuatu yang wajar dalam berdemokrasi," ujar Yusril saat ditemui di Hotel Sahid, Jakarta, Rabu (21/6). Yusril juga mengaku mengenal baik Habib Rizieq dan ulama dan aktivis yang dituduh melakukan makar. Untuk itulah, pemerintah perlu melakukan pendekatan dengan merangkul tokoh-tokoh ulama dan aktivis yang berada di luar pemerintah. Dengan demikian, tidak perlu ada suasana tegang, apalagi timbul anggapan Pemerintah melakukan kriminalisasi.
Source: Jawa Pos June 21, 2017 13:41 UTC