REPUBLIKA.CO.ID, YANGON -- Sedikitnya lima polisi dan tujuh milisi Muslim tewas di negara bagian Rakhine, Myanmar, dalam bentrokan di sebuah pos polisi. Selama ini Rakhine telah dilanda kekacauan usai ketegangan antara umat Muslim dan Buddha. Sebuah pernyataan pemerintah Myanmar mengatakan militan Bengali telah menyerang sebuah pos polisi di wilayah Maungdaw di negara bagian Rakhine, dengan bom buatan tangan. Dilansir dari BBC, insiden ini adalah wabah kekerasan paling signifikan sejak Oktober 2016, ketika sembilan polisi tewas dalam serangan serupa di pos perbatasan. PBB saat ini sedang menyelidiki dugaan pelanggaran hak asasi manusia oleh pasukan keamanan Myanmar, yang telah menolak melakukan kesalahan.
Source: Republika August 25, 2017 07:52 UTC