REPUBLIKA.CO.ID, DENPASAR -- Kepolisian Daerah Bali mendalami motif penyerangan terhadap 15 orang anggota Kompi A Yonif 900/Satya Bhakti Wirottama yang dilakukan oleh 30 orang tak dikenal di Lapangan Futsal Kerobokan, Badung, Bali. Orang tersebut salah paham menganggap Serda STV menuduh mereka yang mengambil HP, padahal Serda STV hanya menanyakan baik-baik kepada orang tersebut, lalu terjadi cek-cok mulut, kata Jansen. Sebelum pergi, orang tersebut sempat menunjuk Serda STV dan mengatakan bahwa dirinya tidak takut menghadapi Serda STV. Lemparan tersebut mengakibatkan Serda STV mengalami luka di bagian dahi dan pipi kirinya hingga luka memar. Hingga kini, korban Serda STV masih menjalani perawatan di RS BaliMed Denpasar, Bali untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut.
Source: Republika February 08, 2024 16:03 UTC