Pengesahan UU Cipta Kerja menarik perhatian banyak pihak, baik dalam maupun luar negeri. Syarief Hasan menilai, keprihatinan para investor global dengan potensi negatif dari RUU Cipta Kerja menunjukkan pemerintah gagal paham tentang iklim investasi di Indonesia. Jadi, UU Cipta Kerja ini diperuntukan kepada siapa?” tanya Syarief. Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat ini menyatakan bahwa pandangan dari investor global membuktikan penolakan Partai Demokrat terhadap UU Cipta Kerja (Omnibus Law). “Partai Demokrat semakin kokoh menolak UU Cipta Kerja yang sangat merugikan rakyat,” tegas Syarief Hasan.
Source: Jawa Pos October 07, 2020 04:18 UTC