REPUBLIKA.CO.ID, DUBAI -- Ramadhan tahun ini menjadi titik perubahan dalam kehidupan sekitar 40 non-Muslim di Dubai, Uni Emirat Arab (UEA). Lebih dari 300 orang, dengan lebih dari 100 non-Muslim di antaranya, menghadiri acara yang berupaya menjembatani kesenjangan antara Muslim dan non-Muslim di negara itu. Mereka naik ke panggung untuk berbicara tentang berbagai aspek Islam dan puasa yang menarik mereka hijrah ke Islam. Cendekiawan asal Inggris, Tim Humble, berbicara tentang esensi sebenarnya dari puasa dan dasar umum dari Islam dan Kristen. Pengamat media sosial Emirat, Khalid Al Ameri, menjadi tuan rumah pada acara yang diadakan di auditorium Dar Al Ber Society di jalan Sheikh Zayed tersebut.
Source: Republika June 07, 2018 06:56 UTC