JawaPos.com – Sebuah survei yang dilakukan oleh perusahaan keamanan siber global Kaspersky baru-baru ini telah mengungkapkan bahwa 40 persen pengguna internet dari Asia Pasifik (APAC) mengalami insiden kebocoran informasi pribadi. Sebanyak 15.002 konsumen disurvei di 23 negara di mana 3.012 berasal dari wilayah Asia Pasifik. Untuk memastikan informasi pribadi Anda tetap terlindungi di ruang internet, Kaspersky menyarankan para konsumen untuk melakukan beberapa hal untuk perlindungan. Pengguna internet diminta untuk menyimpan seluruh daftar akun online sehingga Anda memiliki pemahaman penuh tentang layanan dan situs web mana yang mungkin menyimpan informasi pribadi Anda. Produk tersebut misalnya, dilengkapi fitur Do Not Track (Jangan Lacak) untuk mencegah pemuatan elemen pelacakan yang memantau tindakan Anda di situs web dan mengumpulkan informasi tentang Anda.
Source: Jawa Pos June 02, 2020 07:30 UTC