TEMPO.CO, Jakarta - Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat menyatakan sekitar 18 persen pria mencari bantuan karena masalah kesuburan setelah didiagnosis infertilitas terkait. Minum alkohol dalam waktu lama juga dapat menyebabkan penyakit hati, yang dapat mempengaruhi kesuburan. Ini juga merupakan praktik yang baik untuk kehamilan istri karena konsumsi alkohol pria dapat membuat wanita lebih sulit berhenti minum, yang sangat penting untuk kesehatan bayi. Pada 2016, sebuah penelitian menunjukkan merokok dikaitkan dengan penurunan jumlah sperma, penurunan motilitas sperma, dan morfologi sperma yang buruk. Kondisi medisAda banyak kondisi mendasar yang berbeda yang dapat mempengaruhi kesuburan pria, seperti tumor, penyakit celiac, dan varikokel, suatu kondisi di mana pembuluh darah besar menyebabkan testis menjadi terlalu panas.
Source: Koran Tempo September 26, 2021 14:37 UTC