Lalu disusul Provinsi Sumatra Selatan terdeteksi sembilan titik panas, diikuti Provinsi Sumatra Utara terpantau delapan titik, Provinsi Sumatra Barat berjumlah lima titik, Provinsi Jambi dua titik dan Provinsi Kepulauan Riau satu titik panas. "Untuk 29 titik panas di Riau berada pada delapan kabupaten/kota seperti Pelalawan delapan titik, Bengkalis dan Dumai sama-sama menyumbang lima titik serta Kampar empat titik," katanya. Kemudian, ucap Slamet, Kepulauan Meranti tercatat dua titik panas, sedangkan Rokan Hulu dan Indragiri Hilir masing-masing berbagi sumbangan satu titik panas. REPUBLIKA.CO.ID, PEKANBARU -- Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyebut 54 titik panas di daratan Pulau Sumatra dengan tingkat kepercayaan kebakaran lahan dan hutan (karlahut) di atas 50 persen menjadi sangat berpotensi terbakar. Dia berujar, ke-54 titik panas tersebut tersebar pada enam dari total 10 provinsi di Sumatra dengan wilayah konsentrasi terpantau berada di Provinsi Riau dengan jumlah 29 titik.
Source: Republika August 10, 2016 16:07 UTC