Kendati dipulangkan, enam WNI itu masih berada dalam pengawasan Polri. Pasalnya, enam WNI itu hingga kini masih harus menjalani pemeriksaan intensif oleh Densus 88 Antiteror Polri. "Saya belum dapat hasil pemeriksaan dari Densus, yang melakukan pemeriksaan di Densus," katanya. WNI yang diduga terlibat ISIS itu tiba di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang Kamis (21/9), sekira pukul 17.30 WIB. Enam WNI yang dideportasi Pemerintah Turki karena diduga terkait organisasi radikal ISIS, akan diserahkan ke Rumah Perlindungan Trauma Center (RPTC) Kementerian Sosial untuk dibina.
Source: Republika October 03, 2017 07:30 UTC