REPUBLIKA.CO.ID, LAS VEGAS -- Stephen Paddock yang menembaki penonton konser di Las Vegas, telah melakukan penembakan dari jarak lebih dari 1.000 kaki. Menurut pakar, Paddock diduga menggunakan senjata otomatis yang dimodifikasi agar bisa mengeluarkan peluru dengan cepat ke kerumunan 22 ribu orang. "Dari suaranya, dia bukan seseorang yang menggunakan senapan semi otomatis yang melakukan tembakan dalam kondisi normal. Chris Sullivan, pemilik toko Guns & Guitars di dekat rumah Paddock di Mesquite, memastikan Paddock telah membeli senjata api secara sah dari toko tersebut. Warga yang secara hukum telah memiliki senjata yang diproduksi sebelum 1986, harus melewati pemeriksaan latar belakang dan mendapatkan izin khusus.
Source: Republika October 03, 2017 07:18 UTC