JawaPos.com - Rekrutmen pendamping profesional 2016 yang dimotori Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) masih jauh dari harapan. Informasi yang dihimpun Jawa Pos, banyaknya peserta yang tidak lolos itu disebabkan mepetnya jadwal seleksi tulis dengan pengumuman yang diterima peserta. Betapa tidak, dari 100.460 pendaftar, hanya 14.092 atau 14 persen saja yang dinyatakan lolos tes tulis. Mereka terdiri dari 3 akademisi perguruan tinggi, dua dari kemendes PDTT dan 2 dari satuan kerja (satker) pemerintah provinsi. ”Penetapan hasil tes tulis ada di daerah,” ujarnya.
Source: Jawa Pos June 06, 2016 00:11 UTC