REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Asosiasi Asuransi Jiwa Indonesia (AAJI) mengungkapkan, banyak perusahaan asuransi yang melirik financial technology atau perusahaan finansial berbasis teknologi internet, untuk meningkatkan nasabah asuransi. Kepala Departemen Komunikasi AAJI Nini Sumohandoyo mengatakan, fintech tersebut tidak hanya bisa mempermudah perusahaan asuransi untuk menjual produk, tapi juga membantu proses pembayaran dan klaim lebih cepat. "Laporan khusus terkait ini memang belum ada, tapi Fintech sudah banyak dipercakapkan oleh perusahaan asuransi. Dalam meningkatkan jumlah agen, Nini mengungkapkan, beberapa perusahaan asuransi juga sedang mengeksplorasi kemungkinan menggunakan agen branchless banking atau Laku Pandai. Menurut Nini, pihaknya saat ini sedang mempertimbangkan ke depannya ada fintech yang dapat digunakan oleh perusahaan asuransi.
Source: Republika June 22, 2016 10:07 UTC