"Kami menghormati perasaan warga Okinawa, di mana 'jejak kaki' kami harus dikurangi," kata Komandan AS di Pulau Okinawa Letnan Jenderal Lawrence D. Nicholson dalam sebuah siaran pers. REPUBLIKA.CO.ID, OKINAWA -- Militer Amerika Serikat pada Jumat (29/7) mengatakan, sedang mempersiapkan diri mengembalikan bagian terbesar dari Pulau Okinawa sejak 1972. Pengembalian bagian pulau ke pemerintah Jepang dilakukan di tengah lonjakan protes atas kehadiran militer AS di pulau tersebut. Jumlah tersebut setara dengan 17 persen dari wilayah Pulau Okinawa. Markas ini merupakan rumah bagi 30 ribu personel militer di pangkalan yang mencakup seperlima dari pulau.
Source: Republika July 29, 2016 11:48 UTC