REPUBLIKA.CO.ID, BEIJING -- Departemen Luar Negeri Amerika Serikat pada Sabtu (11/7) memperingatkan warga AS agar "semakin waspada" di China. Ini lantaran ada peningkatan risiko soal penegakan hukum sewenang-wenang, termasuk penahanan dan larangan keluar dari negara tersebut. Dalam peringatan, disebutkan pula bahwa warga AS mungkin menghadapi interogasi yang berlarut-larut dan penahanan yang lama terkait keamanan negara. Peringatan keamanan tersebut muncul saat hubungan bilateral antara AS dan China semakin panas terkait berbagai isu. Beijing pada Rabu (8/7) menyebut peringatan serupa, yang dikeluarkan oleh Australia soal risiko penahanan sewenang-wenang di China, "benar-benar konyol dan disinformasi."
Source: Republika July 12, 2020 07:52 UTC