TEMPO.CO, Jakarta - Penyanyi rap Kanye West membawa berbagai isu dalam kampanye pertamanya sebagai calon Presiden Amerika, yang mengambil lokasi di Charleston. Selain membawakan masalah perbudakan ke kampanyenya, Kanye West juga menyampaikan rencananya soal masalah aborsi. Agar warga Amerika tidak tertarik untuk aborsi, kata Kanye West, ia akan memberikan insentif US$1 juta pada setiap warga yang melahirkan. Pada momen dirinya menjelaskan legalisasi aborsi itulah Kanye West menangis. Kebebasan tidak bisa didapat dari memakai narkotika," ujar Kanye West.
Source: Koran Tempo July 20, 2020 09:00 UTC