Tema pertemuan di satu restoran papan menengah Jakarta, dua hari lalu, adalah pernyataan tentang penawaran pesawat transpor militer berat andalan mereka, Airbus A400M, untuk Indonesia. Airbus Military —divisi besar yang mengurusi perancangan, pembuatan, dan penjualan perangkat-perangkat perang Airbus Group— menyatakan empat unit A400M telah dipesan pasti untuk Tentera Udara Diraja Malaysia, operator perdana A400M di ASEAN dan proses pembangunan-pengiriman sedang berlangsung. Terlepas dari keterlambatan rancang-bangun, pembuatan, uji terbang, kecelakaan sebelum 2016 ini, A400M sudah operasional di negara-negara NATO. Kecepatan jelajah pada beban maksimalnya 422 knot/jam (781 kilometer/jam) pada ketinggian jelajah 9.450 meter dari permukaan laut hingga jarak 3.300 kilometer. Intinya, konsumen alias operator akan mudah dan bisa cepat mengoperasikan A400M ini.
Source: Koran Tempo August 05, 2016 09:22 UTC