Sharp pada awalnya mengakhiri hubungan karena persaingan sengit pemilik barunya dengan Bisnis TV Samsung. Seandainya hal itu tidak terjadi, Samsung Display kemungkinan akan menutup pembuatan panel LCD in-house-nya sejak lama. Reuni antara Samsung dan Sharp bisa terjadi karena kebutuhan logis dan hampir pasti akan berumur pendek di industri, lantaran Samsung Display tidak lagi menerima pesanan LCD baru. Sehingga berencana untuk memenuhi pesanan LCD yang tersisa sebagian besar ditempatkan oleh perusahaan sejenisnya seperti Samsung Electronics dalam delapan bulan ke depan. Setelah tahun 2020, raksasa industri Korsel akan menggandakan investasi di panel Quantum Dot OLED dan benar-benar mengakhiri bisnis TV LCD.
Source: Jawa Pos April 12, 2020 08:15 UTC