Ketua Program Studi Agama dan Lintas Budaya (CRCS) UGM, Zainal Abidin Bagir mengemukakan, kemunculan aksi ini dilatarbelakangi oleh ketidaktegasan pemerintah. "Aksi sekarang terjadi bukan karena masyarakat jenuh, tapi karena pemerintah sebelumnya tidak tegas," ujarnya pada Republika.co.id, Kamis (1/12). Oleh karena itu, ia menyarankan agar ke depannya pemerintah bisa lebih cepat dan tegas dalam menyelesaikan masalah keberagaman. Sementara peserta aksi dari DIY sendiri dijadwalkan akan berangkat bersama-sama pada hari ini. Setidaknya lebih dari 400 orang terdaftar ikut dalam aksi tersebut.
Source: Republika December 01, 2016 01:39 UTC