JawaPos.com - Politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Kapitra Ampera mengaku sudah legawa aksi Kontemplasi 212 yang digagas olehnya harus ditunda. Aksi tersebut sebagaimana diketahui digagas untuk menandingi aksi Reuni 212 yang diinisiasi oleh Presidium Alumni (PA) 212. Lebih lanjut, sebagai alumni peserta Aksi Bela Islam 212, dirinya merasa keberatan terhadap diselenggarakannya Reuni 212, dan memilih menggelar aksi tandingan bernama Kontemplasi 212. Antara lain massa dari Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Nusa Tenggara Timur (NTT). Aksi tersebut digagas Kapitra Ampera sebagai bentuk aksi tandingan saat Reuni 212 yang digelar di Monas.
Source: Jawa Pos December 01, 2018 15:11 UTC