TEMPO.CO, - Aktivis pro-demokrasi Myanmar berencana melakukan demonstrasi besar-besaran pada hari ini sebagai bentuk protes terhadap kudeta militer. Rencana protes besar ini dipicu keberhasilan aksi pemogokan diam-diam kemarin yang membuat seluruh bisnis di negara itu tutup. Setidaknya 286 orang telah tewas saat pasukan keamanan Myanmar menggunakan kekuatan mematikan untuk memadamkan kerusuhan, menurut kelompok aktivis Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik (AAPP). Kekerasan pasukan keamanan Myanmar juga membuat seorang gadis berusia 7 tahun tewas pada Selasa kemarin. Baca juga: Militer Myanmar Dilaporkan Bebaskan Demonstran yang DitahanSumber: REUTERS
Source: Koran Tempo March 25, 2021 05:03 UTC