Praditiya Bayu, 39 tahun, pelaku penculikan dan pencabulan terhadap seorang anak berkebutuhan khusus berinisial A, 16 tahun, di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin, 5 Oktober 2020. TEMPO/M Julnis FirmansyahTEMPO.CO, Jakarta - Pedagang bakso bernana Praditiyo Bayu, 39 tahun yang melakukan penculikan seorang anak berkebutuhan khusus beralasan ia melakukannya karena suka dan ingin menikahimya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakanPraditiya telah mengenal korban selama satu bulan dan merupakan langganan baksonya. Yusri mengatakan selama satu bulan sebelum penculikan, Praditiya memang sering memantau gadis berusia 16 tahun itu yang kerap bermain ke Danau Sunter, Jakarta Utara. "Di kamar kosnya ini korban kemudian disetubuhi pelaku sebanyak tiga kali dan disekap selama dua hari," kata Yusri.
Source: Koran Tempo October 06, 2020 02:26 UTC