Kabar baiknya, sebuah studi pada sex toy bernama Womanizer menemukan bahwa 100 persen wanita perimenopause, menopause dan post menopause yang mengalami gangguan orgasme (atau tak mampu mengalami orgasme menurut National Institute of Health) yang mencoba alat bantu itu dapat mengalami orgasme. Semua wanita itu melaporkan mengalami orgasme dengan alat tersebut. Banyak hal yang dapat memengaruhi dorongan seks dan kemampuan orgasme. Hingga saat ini belum ada pengobatan yang disetujui FDA untuk gairah seks atau gangguan orgasme pada wanita menopause dan belum ada riset klinis yang menguji kemanjuran alat bantu seks. Itu artinya, studi ini merupakan terobosan antara pasar alat bantu seks dan kesehatan masyarakat yang dapat memberikan solusi nyata bagi wanita yang mengalami masalah seks.
Source: Kompas February 10, 2017 15:00 UTC