Hal ini karena akan mengurangi populasi petani yang menggarap lahan pertanian dan lahan pertanian kemudian beralih fungsi menjadi lahan pariwisata. "Kami akui dan prihatin, memang mayoritas petani di kabupaten Gianyar ini merupakan petani usia nonproduktif, rata-rata di atas usia 60 tahun. Sedikit pemuda mau menjadi petani atau petani di usia produktif sedikit sekali," kata I Made Raka, Kadis Pertanian Gianyar, Jumat (23/2). Pekaseh Banjar Tati Api, desa Pejeng Kawan, kecamatan Tampak Siring, I Nyoman Ngurah mengakui, sebagian besar petani di wilayah Subaknya merupakan petani di atas usia nonproduktif. Seorang petani di Ubud, Agung Tikar (65 tahun), mengaku menjadi petani setelah pensiun sebagai pekerja formal.
Source: Republika February 23, 2018 03:11 UTC