JawaPos.com - Ancaman teror melalui surat yang dimasukan ke kotak amal masjid di Pamulihan, Sumedang, Jawa Barat terus diusut kepolisian. Kapolres Sumedang, AKBP Hari Brata menerangkan, mereka masih melacak siapa kiranya yang meletakan surat di dalam kotak amal itu. "Pelaku memberikan sebuah surat atau semacam tulisan tangan di masjid di daerah Pamulihan," terangnya, Sabtu (8/7). Pasalnya terdapat nama penulis dalam pesan tersebut dengan inisial A, warga kawasan Batubara, Sumatera Utara. Untuk mengusut kasus ini, Polres Sumedang telah berkomunikasi dengan Polres Batu Bara guna mengejar pelaku teror.
Source: Jawa Pos July 08, 2017 07:07 UTC