ANTARA FOTO/Muhammad AdimajaTEMPO.CO, Jakarta -Epidemiolog Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono, mempertanyakan pernyataan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang mengungkap positif rate di Ibu Kota telah turun menjadi 3,8 persen. Menurut Tri, angka positif rate disebut telah turun jika angkanya tetap selama sepekan. Lihatnya itu angka sepekan. Sebab, protokol kesehatan umum seperti menggunakan masker, jaga jarak dan cuci tangan tidak cukup dengan kondisi wabah belum terkendali. "Jakarta mengambil risiko melonggarkan, maka kebijakan yang harus dilakukan adalah pengetatat protokol kesehatan kepada warganya," ujarnya.
Source: Koran Tempo June 27, 2020 04:07 UTC