REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Sleman, Nurul Hayah membenarkan adanya dugaan warga terkena antraks. Nurul menuturkan, hingga saat ini hanya ada satu kasus dugaan antraks yang terjadi di Sleman. Bupati Sleman, Sri Purnomo menuturkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pertanian Pangan dan Kehutanan (DPPK) untuk mengawasi distribusi daging sapi di wilayah setempat. Meski di Sleman belum pernah ada kejadian antraks, Sri mengemukakan, pencegahan penyakit hewan yang bisa menular pada manusia itu penting dilakukan karena virus antraks sangat berbahaya. Selain melakukan pengawasan, DPPK berencana untuk melakukan vaksinasi terhadap sapi-sapi yang diduga sakit.
Source: Republika January 20, 2017 09:48 UTC