Arah Mudik - News Summed Up

Arah Mudik


Umumnya, masyarakat kita memang tidak menyebut arah dalam ungkapan “resmi” mata angin, namun lebih banyak mengacu pada tradisi dan budaya (toponomi). Atau jika pun menyebut arah secara rinci, tapi mereka lebih fasih menggunakan sebutan lokal seperti kulon-lor-wetan-kidul (Jawa) dan kaja-kelod (Bali) yang bermakna filosofis. Tanpa hilir, tidak ada mudik, tanpa ada orang menghilir, tidak ada orang pulang ke mudik. Karena itu, saya heran, kenapa kebalikan mudik disebut arus balik, bukan arus hilir atau hilir itu sendiri. Padahal secara alamiah, jika kita merujuk arus sungai, arus balik itu justru bermakna mudik, yakni arus yang berbalik ke arah hulu.


Source: Jawa Pos June 01, 2019 09:00 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */