Kementerian Luar Negeri harus membangun konvensi regional untuk mengatasi perompakan secara permanen," kata Charles saat dihubungi, Jumat (24/6/2016). Charles pun mendukung TNI AL untuk melakukan patroli tiga negara dengan Malaysia dan Filipina karena Asia Tenggara paling dianggapnya paling rawan terhadap perompakan. "Kami berharap dengan kejadian ini Filipina harus lebih fokus menyelesaikan masalah. Tujuh WNI tersebut merupakan anak buah kapal (ABK) TB Charles 001 dan kapal tongkang Robi 152. Selain itu perlu pula ada kesepakatan, jika ada indikasi perompakan di suatu negara, apa langkah yang harus ditempuh dan negara mana saja yang boleh ikut turun tangan.
Source: Kompas June 24, 2016 07:41 UTC