"Secara historis, politik tidak mempengaruhi kinerja industri, jangan dilihat secara harian, kinerja pasar modal itu yang dilihat tren kinerjanya," ujar Tito Sulistio di sela seminar "Underwriting Network 2017" di Denpasar, Jumat. Dalam data BEI tercatat, kinerja IHSG di sepanjang tahun ini masih membukukan hasil positif, yakni meningkat 1,77 persen menjadi ke level 5.390,68 poin. Hal senada juga dikatakan pengamat pasar modal dari PT Asjaya Indosurya Securities William Surya Wijaya. Ia menilai bahwa situasi politik di dalam negeri berkenaan dengan Pilkada DKI Jakarta putaran kedua tidak membuat investor, terutama lokal untuk berinvestasi di pasar modal. "Sentimen eksternal itu yang membuat sebagian investor mengambil posisi 'wait and see' sehingga pergerakan IHSG cenderung mendatar," katanya.
Source: Republika March 10, 2017 21:56 UTC