Misalnya pada 2013 BI Kaltim mencatat peredaran uang palsu sebanyak 539 lembar mulai pecahan Rp 5 ribu hingga Rp 100 ribu. REPUBLIKA.CO.ID, SAMARINDA -- Bank Indonesia (BI) Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur meminta masyarakat selalu waspada terhadap beredarnya uang palsu yang bisa saja diselipkan dalam tumpukan sejumlah uang asli saat transaksi menjelang lebaran. "Modusnya memang ada yang membeli barang murah dengan uang besar Rp 100 ribu, tetapi ada juga saat transaksi dalam jumlah banyak diselipkan satu lembar uang palsu. Baca juga, Pemilik Uang Palsu Rp 176 Juta Ditangkap. Apalagi, kata dia, akhir-akhir ini peredaran uang palsu cenderung meningkat.
Source: Republika June 10, 2016 04:18 UTC