BMKG: Kemarau Basah Ditandai Tampaknya La Nina Berintensitas Lemah[JAKARTA] Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memperkirakan, dalam pengamatan 50 tahun terakhir pascaterjadinya El Nino akan diikuti La Nina. BMKG pun menyebut tahun 2016 tahun kemarau basah, hanya 26 persen wilayah Indonesia yang benar-benar merasakan musim kemarau. Kepala BMKG Andi Eka Sakya mengatakan, pengamatan BMKG sejak 50 tahun terakhir, 75 persen El Nino diikuti La Nina. Saat ini indeks La Nina -0,5 yang artinya memasuki skala La Nina lemah. "Tren kenaikan La Nina sudah tampak tapi intensitasnya masih lemah," katanya di Jakarta, Jumat (19/8).
Source: Suara Pembaruan August 19, 2016 06:56 UTC