REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank BNI Syariah membidik pengembangan desa wisata bekerjasama dengan universitas- universitas di Pulau Jawa. Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo menilai, Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan industri halal, salah satunya adalah wisata halal. Melalui program desa wisata hasanah ini, BNI Syariah akan melakukan survei ke beberapa desa binaan universitas yang dapat dikembangkan menjadi desa wisata halal. Nantinya selain memberikan pembiayaan untuk membenahi kedua desa wisata tersebut, kata Firman, BNI Syariah akan mencantumkan label halal untuk desa itu. Selain dengan kedua universitas ini, BNI Syariah berencana untuk menyasar desa binaan Universitas Brawijaya yang di dalamnya terdapat wisata kuliner.
Source: Republika October 01, 2017 12:56 UTC