REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama sejumlah lembaga dan unsur masyarakat menangani kebakaran di Aceh yang terjadi seiring rendahnya curah hujan di provinsi tersebut. Kebakaran terjadi sejak Selasa (18/7) dan sampai saat ini di beberapa titik masih terbakar pada lahan gambut dan lahan mineral. Kendala pemadaman kebakaran, kata dia, adalah tidak adanya akses jalan ke lokasi kebakaran, terbatasnya fasilitas mobil pemadam kebakaran dan mobil tangki air. Dia mengatakan terdeteksi 35 hotspot di Aceh yang tersebar di Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya, Aceh Tengah, Aceh Jaya, Aceh Besar dan Gayo Lues. Puncak musim kemarau diprediksikan pada Agustus dan September sehingga ancaman kebakaran hutan dan lahan dan kekeringan akan meningkat," tuturnya.
Source: Republika July 25, 2017 06:56 UTC