JawaPos.com – Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI berencana memanggil Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan jajaran direksi untuk membahas Rp 11 triliun selama semester pertama tahun 2020 pekan depan. Menurutnya, kerugian Pertamina tak terlepas dari dampak virus pandemi Covid-19 mempengaruhi konsumsi bahan bakar masyarakat seiring dengan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Namun, saat ini aktivitas masyarakat kembali normal seiring dengan adaptasi tatanan kehidupan baru ditengah pandemi. Meski tercatat kerugian, Pertamina mencatat laba operasi Juni 2020 sebesar USD 443 juta dan EBITDA sebesar USD 2,61 miliar. Hal tersebut, menurut VP Komunikasi Perusahaan Pertamina Fajriyah Usman , menunjukkan kegiatan operasional perusahaan tetap berjalan baik.
Source: Jawa Pos August 27, 2020 02:27 UTC