Menurut dia, penambahan kuota dibutuhkan karena hingga saat ini Kabupaten Bangkalan membutuhkan sekitar 3.000 guru berstatus pegawai negeri sipil (PNS). Tahun ini, kata dia, ada 300-an guru di Bangkalan yang ikut untuk memperebutkan 60 posisi guru PNS. Dia hanya berharap pengangkatan guru PNS baru setidaknya seimbang dengan jumlah guru PNS yang pensiun setiap tahun. Sekretaris Dewan Pendidikan Kabupaten Bangkalan Jimhur Saros mengungkapkan dalam meluluskan guru peserta tes, pemerintah pusat mestinya melihat kondisi kekurangan guru di tiap daerah. Padahal, kata dia, di Bangkalan kekurangan guru agama PNS dan guru olahraga.
Source: Koran Tempo August 25, 2016 21:11 UTC