JAKARTA, KompasProperti - Badan Direksi Eksekutif Bank Dunia pada 17 Maret 2017 telah menyetujui pendanaan sebesar 450 juta dollar Amerika Serikat (AS) untuk mendukung upaya pemerintah Indonesia memperluas akses perumahan terjangkau bagi keluarga berpendapatan rendah (MBR). Bank Dunia menyebutkan, sebagian dari pendanaan itu dimanfaatkan melalui skema Bantuan Pembiayaan Perumahan Berbasis Tabungan (BP2BT) milik pemerintah dengan sasaran pemilik rumah pertama. Selain itu, perumahan yang lebih baik juga telah terbukti membawa dampak positif terhadap capaian kesehatan masyarakat, pendidikan dan tenaga kerja. Indonesia saat ini tengah menghadapi permintaan perumahan terjangkau dalam jumlah besar dengan kebutuhan satu juta unit tiap tahunnya. "Selain itu juga menambah pasokan perumahan yang cukup dengan layanan umum berkualitas serta lingkungan yang saling terhubung menjadi semakin penting untuk meningkatkan taraf hidup masyarakat,” pungkas Program Leader Bank Dunia Taimur Samad.
Source: Kompas March 26, 2017 01:41 UTC