Herawanto mengatakan, peluang menambah pengguna QRIS di Jawa Barat masih terbuka lebar dengan melihat besarnya jumlah penduduk. QRIS merupakan standar pembayaran dengan QR Code yang disusun Bank Indonesia dan Asosiasi Pembayaran Indonesia (ASPI). “Kendala utama yang muncul adalah pemahaman QRIS oleh masyarakat relatif masih rendah. Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat akan menggelar Pekan QRIS di wilayahnya dengan menyasar UMKM, pedagang pasar, mahasiswa, serta masyarakat luas. Pada Minggu, 19 Maret 2020 misalnya, Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat akan menggelar parade QRIS untuk mendorong masyarakat mencoba bertransaksi dengan QRIS.
Source: Koran Tempo March 02, 2020 21:00 UTC