Marbut tersebut mempromosikan Agus melalui pengeras suara masjid. "Bapak ibu warga RW 12, mari kita sambut calon gubernur kita nomor 1, jangan lupa," kata marbut Masjid At Taubah melalui pengeras suara. Sementara di depan masjid yang masih dalam tahap pembangunan tersebut, sudah berbaris ibu-ibu yang terus menandungkan shalawat sambil bermain rebana. Mendengar ada promosi melalui pengeras suara masjid, seorang Pengawas Pemilihan Lapangan (PPL) Bawaslu Kelurahan Kapuk, Kusuma Wijaya, langsung menegur sang marbut. "Makanya itu tadi enggak boleh kampanye pakai pengeras suara di masjid.
Source: Kompas December 05, 2016 12:00 UTC