REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Indonesia (BI) menyambut baik hasil penilaian Dana Moneter Internasional (IMF) terhadap perekonomian Indonesia pada tahun 2017. Hasil penilaian IMF tersebut dimuat dalam Laporan Konsultasi Artikel IV untuk Indonesia 2017, atau Indonesia: 2017Article IV Consultation, yang telah dibahas dalam pertemuan Dewan Direktur(Executive Board)IMF di Washington DC pada 10 Januari 2018. IMF dalam penilaiannya menyatakan saat ini Indonesia berada pada posisi yang baik dalam mengatasi berbagai tantangansocio-economy. Gubernur BI, Agus DW Martowardojo, menyatakan, pandangan IMF tersebut sejalan dengan hasil penilaian BI yang meyakini resiliensi perekonomian Indonesia semakin membaik. Dengan perkembangan tersebut, posisi cadangan devisa Indonesia pada akhir 2017 mencapai rekor tertinggi dalam sejarah, yakni sebesar 130,2 miliar dolar AS.
Source: Republika February 07, 2018 05:03 UTC