Aysha yang belajar Turki Utsmani saat kecil menjadi mualaf ketika dewasa. Aysha mulai memahami bahwa peradaban Islam tak hanya lahir dari kreativitas manusia, tapi juga cahaya Ilahi. Suasana khidmat mendengarkan azan bagi saya adalah sesuatu yang unik, katanya. Meski berbeda ke yakinan, Aysha tetap mencoba untuk menjalin silaturahim dengan semuanya, karena mereka adalah bagian dari kehidupan yang dijalaninya. Meski belum lama memeluk Islam, Aysha sudah membiasakan diri menutup aurat.
Source: Republika August 15, 2020 22:30 UTC