AMSTERDAM, KOMPAS.com - Pemerintah Belanda mengumumkan bakal menarik pulang duta besar-nya yang bertugas di Turki. Hal itu terjadi sejak Belanda memutuskan untuk menolak masuk dua menteri Turki, Menteri Urusan Keluarga Fatma Betul Sayan Kaya, dan Menlu Mevlut Cavusoglu. Baca juga : Belanda Tolak Dua Menteri Turki, Presiden Erdogan Marah BesarPadahal, saat itu, Belanda tengah berkosentrasi menggelar pemilihan umum (15/3/2017). Selain itu, Turki juga menuduh Belanda terlibat dalam pembantaian di Srebrenica, Bosnia dan Herzegovina, pada 11-22 Juli 1995. Zijlstra melanjutkan, karena Belanda tidak mempunyai duta besar di Turki, maka mereka juga tidak akan menerima Duta Besar Turki.
Source: Kompas February 05, 2018 12:11 UTC