Jakarta, Beritasatu.com – Di dalam rapat Badan Anggaran DPRD DKI Jakarta pada 23 Oktober 2019, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengoreksi nilai total rancangan KUA-PPAS 2020 dari Rp 95,9 triliun menjadi Rp 89,4 triliun. Dari catatan kami per Jumat ini, anggaran belanja 2020 masih bengkak Rp 4,5 triliun,” kata Ketua Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta, Idris Ahmad, dalam keterangan tertulis di Jakarta, Jumat (8/11/2019). Banyak dari kegiatan tersebut yang terkait dengan rencana penyelenggaraan Formula E.PSI pun mengimbau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan segera menyisir ulang dan berani memotong anggaran bukan prioritas untuk menghindari pembengkakan anggaran belanja. Menurut Idris, agar anggaran belanja dapat sesuai dengan proyeksi pendapatan, Pemprov DKI seharusnya melakukan pemotongan anggaran sebesar Rp 6,5 triliun. Rinciannya, Komisi A bertambah sekitar Rp 76,6 miliar, Komisi B naik sekitar Rp 650 miliar, Komisi C belum ada keputusan, Komisi D berkurang Rp 1,6 triliun, Komisi E bertambah Rp 555,6 miliar, dan Penyertaan Modal Daerah (PMD) naik Rp 141,6 miliar,” terang Idris.
Source: Suara Pembaruan November 08, 2019 23:42 UTC